NYAH ENGKAU JAHILIAH!

image

Kertas yang asalnya putih
Akan kurang putihnya pabila disentuh mata pena
pêna pula tidak pernah betul sepanjang masa
Pasti ada salah silapnya
Maka kesalahan perlu dihapus
Tidak boleh dibiar.

Walaupun dipadam tetap tidak bisa dikembalikan keputihan yang asal
Pasti ada kesan
Walau putihnya tidak seperti dulu
Tetapi peluang untuk mêlakar yang lebih baik itu masih ada.

kita masih boleh mengukir lagi bagi menggantikan silap yang dulu
Yang penting
Kertas masih ada
Walau tinggal sesisa cuma.

Begitu juga manusia
Pada manusia ada seketul daging
Jika ia rosak maka rosaklah seluruh jasad
Jika ia baik maka baik pula pada seluruh jasad
Itulah hati.

Hati dulunya sangat suci tidak lagi dicemari
Kian diri membesar
Hati ini makin dilakar dengan pelbagai coretan dunia
Hati dulu murni kini kian dicemari
Hari demi hari.

Dari mata turun ke hati
Hati dicemari
Akhlaq tidak diwarisi.

Dengan izinNya bertemu tarbiah
Saki baki hati yang suci tersentuh
Hidayah datang menerpa
Azam meyinggah jua
Kalimat BERUBAH kian membara
Kejahilan perlu dinyah aktif serta merta.

Iman  menjerit
Nyah engkau jahiliah!
Sayonaralah engkau wahai jahiliah!

Malangnya, Jahiliah tidak terus pergi
Masih terlekat sisa dalam hati
Terkadang tersasar kembali
Tapi kemanisan tarbiyah menarik diri.

Kini diri bermain tarik tali
Antara jahiliah dan jalan tarbawi
Satu perihal perlu diingati
Cubaan ini tidak akan berhenti
Selagi diri tak bertemu mati.

[NorSyahidda Bakry]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s